Showing posts with label Gobiidae. Show all posts
Showing posts with label Gobiidae. Show all posts

Friday, September 7, 2018

Trimma halonevum

Gobiidae
Yellow cave goby
Trimma taylori
Panjang maksimum : 2.5cm
Persebaran : Direkam dari Kepulauan Raja Ampat, Bali dan Teluk Maumere; dengan distribusi Indonesia dari Papua ke Sumatra.
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Tidak digunakan
Status konservasi : Least Concern (LC)



Menghuni terumbu pesisiran pada daerah campuran karang dan ganggang hingga kedalaman 20 meter.

Tubuh kemerahan oranye hingga kuning oranye dengan bintik-bintik merah tersebar luas pada kepala dan tubuhnya.

Foto 1 : Photo courtesy Klaus Stiefel
Foto 2 : Photo courtesy Klaus Stiefel

Trimma hoesei

Gobiidae
Forktail Dwarfgoby
Trimma hoesei
Panjang maksimum : 3.1cm
Persebaran : Diketahuidari Kepulauan Raja Ampat dan Teluk Maumere; dengan distribusi Indonesia dari Papua ke Sumatra
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Tidak digunakan
Status konservasi : LC (Least Concern)

Tubuh bersifat agak tembus pandang  pada bagian setengah atasnya. Kemerah mudaan pada sisa bawahnya, garis kuning vertikal pada kebanyakan sisik tubuhnya (sirip ekor).

Menghuni lereng terumbu terjal, seringkali berposisi terbalik di goa pada kedalaman 15 hingga 50m.

Foto 1 : Photo courtesy Klaus Stiefel
Foto 2 : Photo courtesy Klaus Stiefel

Trimma macrophthalmum

Gobiidae
Large-Eye Dwarfgoby
Trimma macrophthalmum
Panjang maksimum : 2.7cm
Persebaran : Diketahui dari Kepulauan Raja Ampat, Bali, Teluk Maumere, Komodo dan Manado dan sekitarnya; dengan distribusi Indonesia dari Papua ke Sumatera.
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Tidak digunakan
Status konservasi : LC (Least Concern)

Tubuh berwarna oranye hingga merah dengan pola jaringan pada kepala dan tubuhnya, bintik-bintik kuning pucat pada sirip median dan sepasang bintik merah besar pada sirip dadanya.

Penghuni dasar laut di terumbu lepas pantai. Biasa ditemukan dalam kelompok kecil di goa dan di bawah pinggiran terumbu dari kedalaman 5 hingga 35m.

Foto 1 : Photo courtesy Mark Rosenstein
Foto 2 : Photo courtesy Klaus Stiefel

Trimma naudei

Gobiidae
Naude's Dwarfgoby
Trimma naudei
Panjang maksimum : 3.5cm
Persebaran : Diketahui dari Kepulauan Raja Ampat, Teluk Maumere dan Pulau Weh; dengan distribusi Indonesia dari Papua ke Sumatra.
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Tidak digunakan
Status konservasi : LC (Least Concern)
test
Kepala berwarna kebiruan-abu-abu dengan bintik-bintik / bercak putih yang bervariasi dalam ukuran, badan merah dengan pinggiran sisik hitam.

Hidup di lagun dan terumbu lepas pantai; pada bebatuan dan batu karang; juga di atas dearah-daerah berkarang, yang dijaraki oleh dasar pasir halus, kadang membentuk kelompok kecil. Memangsa pada copapoda dan ostrakoda.

Foto 1 : Photo courtesy Klaus Stiefel
Foto 2 : Photo courtesy Klaus Stiefel

Trimma okinawae

Gobiidae
Okinawa Dwarfgoby
Trimma okinawae
Panjang maksimum : 4.3cm
Persebaran : Dikenal dari Flores. Kepulauan Raja Ampat, Bali, Kepulauan Togean dan Banggai; dengan distribusi Indonesia dari Papua ke Bali.
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Tidak digunakan
Status konservasi : LC (Least Concern)

Tubuh berwarna oranye dengan pola bulat-bulat / jaringan berwarna keabu-abuan pada kepala dan tubuhnya, bintik-bintik pucat pada siripnya.

Menghuni terumbu pesisiran, seringkali dekat sepon. Biasa ditemukan mengambang dalam posisi kebalik di goa kecil pada terumbu karang. Membentuk kelompok kecil.

Foto 1 : Photo courtesy Allen Lee
Foto 2 : Photo courtesy Allen Lee

Trimma rubromaculatum

Gobiidae
Red-spotted Dwarfgoby
Trimma rubromaculatum
Panjang maksimum : 2.2cm
Persebaran : Dari Sulawesi dan Bali ke arah timur
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Tidak digunakan
Status konservasi : Tidak dievaluasi

Tubuh merah muda, kelihatan agak tembus pandang dengan bintik-bintik / bercak merah yang bervariasi dalam ukuran, bintik-bintik putih dan garis-garis, serta garis putih pada tengah moncongnya.

Hidup di lereng berbatu pada dasar tebing vertikal. Biasa mengambang dalam posisi vertikal, beberapa sentimeter di atas dasar laut. Biasa ditemukan dalam kelompok yang berdiam di dasar. Kedalaman dari 20 hingga 35m.

Foto 1 : Photo courtesy Benoit LALLEMENT
Foto 2 : Photo courtesy LemonTEAYK

Trimma stobbsi

Gobiidae
Stobb's Dwarfgoby
Trimma stobbsi
Panjang maksimum : 2.5cm
Persebaran : Papua hingga Sumatera
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Tidak digunakan
Status konservasi : LC (Least Concern)

Warna kepala kekuningan, badan ungu hingga keabu-abuan, bintik hitam kecil pada tutup insang kanan atas.

Hidup soliter atau dalam kelompok kecil di goa dan pinggiran terumbu. Juga ditemukan di lereng terumbu pada kedalaman 10 hingga 40m.

Photo courtesy Klaus Stiefel
Photo courtesy Klaus Stiefel

Trimma striatum

Gobiidae
Stripedhead Dwarfgoby
Trimma striatum
Panjang maksimum : 4cm
Persebaran : Diketahui dari Kepulauan Raja Ampat, Bali, Teluk Maumere, Komodo, Manado dan sekitarnya, Kepulauan Togean dan Banggai; dengan distribusi Indonesia dari Papua ke Kalimantan.
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Tidak digunakan
Status konservasi : LC (Least Concern)

Hidup soliter atau dalam kelompok kecil. Biasa hidup di dalam goa dan celah bukaan pada lereng terumbu. Ditemukan di lagun dalam dan terumbu terlindung pada kedalaman 10 hingga 30m.

Tubuh berwarna keunguan dengan enam buah garis oranye-merah pada kepala dan anterior tubuh.

Foto 1 : Photo courtesy Klaus Stiefel
Foto 2 : Photo courtesy Klaus Stiefel

Trimma tevegae

Gobiidae
Bluestripe Dwarfgoby
Trimma tevegae
Panjang maksimum : 3.5cm
Persebaran : Diketahui dari Kepulauan Raja Ampat, Bali, Teluk Maumere, Komodo, Manado dan sekitarnya, Kepulauan Togean dan Banggai; dengan distribusi Indonesia dari Papua ke Kalimantan.
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Tidak digunakan
Status konservasi : Tidak dievaluasi

Tubuhnya berwarna coklat-emas, putih pada bagian bawah kepala dan bawah tubuh, terdapat garis tengah tubuhnya yang berwarna lembayung muda atau kebiruan dari atas mata hingga tengah batang sirip ekornya, serta bintik hitam besar pada dasar sirip ekornya.

Hidup di terumbu pesisiran hingga lebih jauh dari pantai, biasa dalam kelompok kecil di goa. Membentuk agregasi besar yang berhubungan dengan lereng dekat goa. Mengambang di air dengan postur kepala menghadap atas, (seringkali vertikal) dan memangsa pada copepoda.

Foto 1 : Photo courtesy Klaus Stiefel
Foto 2 : Photo courtesy Klaus Stiefel

Vanderhorstia ambanoro

Gobiidae
Ambanoro Shrimpgoby
Vanderhorstia ambanoro
Panjang maksimum : 7.3cm
Persebaran : Diketahui dari Flores. Juga direkam dari Teluk Maumere dan Pulau Weh; dengan distribusi Indonesia dari Papua ke Sumatra.
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Akuarium (komersil)
Status konservasi : Tidak dievaluasi

Tubuh abu-abu pucat, atau berwarna putih pucat dengan barisan bintik-bintik kehitaman besar yang berada di bagian tengah tubuhnya. Terdapat bintik-bintik hitam kecil dan bercak pada bagian atas tubuhnya,serta garis biru dan garis-garis vertikal  pendek pada kepalana dan punggungnya.

Hidup di dasar bepasir pada lagun dan terumbu laut pada kedalaman 4 hingga 25m. Sering terlihat hidup bersama udang Alpheus berwarna coklat / abu-abu.

Photo courtesy Klaus Stiefel
Photo courtesy Bernard DUPONT

Priolepis cincta

Gobiidae
Girdled Reefgoby
Priolepis cincta
Panjang maksimum : 5cm
Persebaran : Diketahui dari dari Sulawesi, Flores, Komodo, dan Maluku
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Akuarium (komersil)
Status konservasi : LC (Least Concern)


Garis-garis coklat berpinggiran gelap pada tubuhnya, dengan garis-garis putih lebih kecil diantaranya, mencapai hingga bagian kepalanya, bintik-bintik coklat pada sirip punggung dan sirip ekornya, serta bintik-bintik dan garis-garis hitam pada dasar sirip punggungnya.

Terumbu dekat pesisiran dan lepas pantai dari kedalaman 1 hingga 70m. Hidup soliter (sendiri) pada celah-celah berbatu atau diantara karang-karang. Hidup pada dasar, ikan ini jarang bergerak dan jarang terlihat.

Foto 1 : Photo courtesy Klaus Stiefel
Foto 2 : Photo courtesy Klaus Stiefel

Priolepis semidoliatas

Gobiidae
Half-barred goby
Priolepis semidoliatas
Panjang maksimum : 3cm
Persebaran : Ditemukan di Bali dan Waigu. Juga direkam dari Teluk Maumere, Komodo dan Pulau Weh; dengan distribusi Indonesia dari Papua ke Sumatra.
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Tidak dipergunakan
Status konservasi : LC (Least Concern)

Tubuh ikan berwarna kemerahan dengan tiga garis tipis pucat berwarna kebiruan pada bagian pipinya, 6 hingga  7 buah garis biru-putih pucat pada tubuhnya dan bintik-bintik merah pada sirip punggung dan ekornya. Kadang individu dapat ditemukan dengan warna tubuh agak menembus-cahaya (dengan warna kepala kemerahan), tanpa pinggiran sisik gelap dan sirip ekor polos.

Hidup di terumbu karang dari kedalaman 1 hingga 20m. Akan sering berada dekat celah-celah atau lubang dekat bebatuan.

Foto 1 : Photo courtesy Felix
Foto 2 : Photo courtesy Felix

Thursday, September 6, 2018

Priolepis nocturna

Gobiidae
Blackbarred Reefgoby
Priolepis nocturna
Panjang maksimum : 4.5cm
Persebaran : Ditemukan di Maluku dan Kepulauan Raja Ampat.
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Tidak dipergunakan
Status konservasi : LC (Least Concern)

Tubuh ikan ini berwarna abu-abu pucat dengan empat garis coklat hingga kehitaman pada tengkuk dan tubuhnya, sepasang garis kehitaman di bawah matanya dan bintik hitam pada kedua sirip punggungnya dan bagian atas sirip ekornya.

Menghuni terumbu dekat pesisiran, pada celah-celah pada kedalaman 8 hingga 30m.

Foto 1 : Photo courtesy LemonTEAYK
Foto 2 : Photo courtesy LemonTEAYK

Stonogobiops yasha

Gobiidae
Orange-Striped Shrimpgoby
Stonogobiops yasha
Panjang maksimum : 6cm
Persebaran : Direkam dari Kepulauan Raja Ampat dan Kepulauan Togean dan Banggai
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Tidak dipergunakan
Status konservasi : Tidak dievaluasi

Tubuh putih dengan garis-garis oranye pada tubuh dan bintik-bintik oranye berbentuk oval pada kepala dan tengkuknya, sirip ekor, sirip punggung panjang berwarna putih dan bintik hitam besar pada posterior sirip punggung bawahnya.

Spesies gobi ini dapat ditemukan di dasar berpasir dan berbatu pada terumbu lebih dalam (15-40m)

Foto 1: Photo courtesy Okinawa Nature Photography
Foto 2 : Photo courtesy Okinawa Nature Photography

Stonogobiops xanthorhinica

Gobiidae
Yellownose Shrimpgoby
Stonogobiops xanthorhinica
Panjang maksimum : 6.4cm
Persebaran : Direkam dari Kepulauan Raja Ampat dan Kepulauan Togean dan Banggai
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Tidak dipergunakan
Status konservasi : Tidak dievaluasi

Tubuh putih dengan tiga garis diagonal hitam pada sisinya, iris dan moncongnya berwarna kuning.

Menghuni dasar dengan batu dan pasir, sering terlihat berada mengambang 1 hingga 4cm di atas lubang liangnya, yang didirikan dengan dasar pasir dan batu. Biasa ditemukan berpasangan dengan udang Alpheid. Hidup di lereng pesisiran dalam dan dataran berpasir, biasa pada kedalaman lebih dari 20m.

Photo courtesy Doug Anderson
Photo courtesy Mark Rosenstein

Stonogobiops nematodes

Gobiidae
Threadfin Shrimpgoby
Stonogobiops nematodes
Panjang maksimum : 6cm
Persebaran : Direkam dari Kepulauan Raja Ampat dan Kepulauan Togean dan Banggai
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Tidak dipergunakan
Status konservasi : Tidak dievaluasi


Tubuh putih dengan tiga garis diagonal coklat gelap hingga hitam pada sisinya, serta garis dengan warna yang mirip pada batang sirip ekornya, iris dan moncongnya berwarna kuning. Memiliki sirip punggung panjang berwarna hitam.

Spesies gobi ikan hidup berpasangan yang hidup simbiosis dengan udang Alpheus randalli. Pasangan akan berada di atas lubang liang yang biasa berpasir hitam. Menghuni lereng terumbu dalam dan dataran pasir, biasa dalam kedalaman lebih dari 10m. Juga ditemukan di dasar berbatu-berpasir. Kedalaman gobi ini hidup adalah 3 hingga 45m.


Foto 1 : Photo courtesy Allen Lee
Foto 2 : Photo courtesy Erwin Poliakoff
Foto 3 : Photo courtesy Benjamin Naden

Tomiyamichthys oni

Gobiidae
Bella goby
Valenciennea bella
Panjang maksimum : 13cm
Persebaran : Diketahui dari Kepulauan Raja Ampat, Bali, Teluk Maumere, Manado dan sekitarnya dan Pulau Weh; dengan distribusi Indonesia dari Papua ke Sumatra. Juga ditemukan di Laut Andaman.
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Tidak dipergunakan
Status konservasi : Tidak dievaluasi

Ikan menghuni lereng pasir. Menghuni terumbu pesisiran and dangkal pada dataran berbatu dan lereng. Ditemukan dalam liang yang digali bersama udang spesies Alpheus bellulus, pada kedalaman 10 hingga 30m.

Foto 1 : Photo courtesy Klaus Stiefel
Foto 2 : Photo courtesy Klaus Stiefel

Trimma taylori

Gobiidae
Yellow cave goby
Trimma taylori
Panjang maksimum : 2.5cm
Persebaran : Diketahui dari Kepulauan Raja Ampat, Bali, Teluk Maumere, Manado dan sekitarnya, Kepulauan Togean dan Banggai; dengan distribusi Indonesia dari Flores ke Sulawesi Utara.
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Tidak digunakan
Status konservasi : Tidak dievaluasi


Tubuh ikan ini semu transparan pada bagian atas tubuh, oranye-kemerah mudaan pada bawa dan bintik oranye kuning pada kepala dan sirip ekornya.

Ikan ini hidup di goa dan lereng terjal pada kedalaman paling kecil 25m hingga 50m. Membentuk kelompok besar dekat atas atau sisi goa di terumbu, akan mengaburkan diri ke dalam lubang atau celah jika didekati. Akan sering dilihat berada dengan spesies Trimma lainnya, memangsa pada copepoda

Foto 1 : Photo courtesy Klaus Stiefel
Foto 2 : Photo courtesy Klaus Stiefel.

Wednesday, May 9, 2018

Amblygobius albimaculatus

Gobiidae
Butterfly goby
Amblygobius albimaculatus
Panjang maksimum : 18cm
Persebaran : Belum diketahui
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Akuarium (komersil)
Status konservasi : Tidak dievaluasi

Ikan jantan dengan 3 titik hitam dekat bawah sirip punggungnya dan bintik-bintik di sisi mukanaya; ikan betina dengan garis berpinggiran coklat dari bibir atas hingga operkulum.

Hidup di dekat dasar bersedimen, sering memasuki muara dan lagun. Biasa ditemukan dalam pasangan, terlihat melayang jarak pendek di atas dasar. Membangun liangnya di pasir atau pasir berlumpur dengan memindahi dasar pasir yang penuh sedimen.

Foto 1 : Photo courtesy Arne Kuilman
Foto 2 : Photo courtesy GrĂ¼ne Grundel

Amblygobius decussatus

Gobiidae
Orange-striped goby
Amblygobius decussatus
Panjang maksimum : 8cm
Persebaran : Dikenal dari Flores. Juga direkam dari Kepulauan Raja Ampat, Bali, Komodo, Manado dan sekitarnya, Pulau Seribu, Pulau Sangalakki, Kepulauan Togean dan Banggai; dengan distribusi Indonesia dari Papua ke Kalimantan. Juga ditemukan di Jepang selatan ke Australia utara
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Akuarium (komersil)
Status konservasi : Tidak dievaluasi

Tubuh kebiruan-abu-abu pucat dengan sepasang garis oranye mencolok pada kepalanya, terdapat 4 garis oranye yang lebih pucat terletak pada tubuhnya yang bergabung dengan garis vertikal, membentuk semacam pola persegi pada tubuhnya, bintik oranye (dengan putih di atas dan bawahnya).

Menhuni dasar berlumpur di teluk dekat pesisiran dan lagun dari kedalaman 2 hingga 20m, ikan ini menggunakan liang invertebrata yang belum diidentifikasi untuk berlindung. Menghuni terumbu dekat pesisiran dan terumbu tertutup, dataran berbatu hingga kedalaman 20m. Mencari mangsa dengan memilah dasar pasir untuk memakan mikroorganisme.

Foto 1 : Photo courtesy Klaus Stiefel
Foto 2 : Photo courtesy Klaus Stiefel